SMPN1CISOLOK
Minggu, 13 Maret 2016
Jumat, 11 Oktober 2013
PROGRAM KERJA WAKASEK HUMAS
BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Bertolak dari penyelenggaraan sistem
pemerintahan yang berupa desentralistik,
maka hal ini berdampak pula terhadap reorintasi Visi dan Misi Pendidikan
Nasional yang di dalamnya menyangkut pula tentang
Standar Pengelolaan Sistem Pendidikan Nasional. Yang
berimbas pula pada Prinsip Penyelenggaraan Pendidikan, Pendanaaan, dan Strategi
Pembangunan Pendidikan Nasional.
Hal-hal yang tersebut di atas, terutama dilandasi dengan
sifat desentralistik itu sendiri, mengingat kondisi geografis,
sosial-kultural, dan ekonomi setiap wilayah (Propinsi-Kabupaten) yang berbeda
satu sama lain. Oleh karena itu penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai hasil
yang lebih optimal, efektif, efisien dan berhasil, memerlukan keterkaitan
berbagai elemen yang ada.
Implementasi otonomi terhadap lembaga pendidikan terwujud
dalam School Based Management atau Manajemen Berbasis Sekolah. Dikarenakan Manajemen Berbasis Sekolah ini adalah upaya kemandirian,
kreativitas sekolah dalam peningkatan kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan
akuntabilitas dalam peningkatan mutu melalui kerjasama atau pemberdayaan
pemerintah dan masyarakat, maka diperlukan pula administrasi pendidikan di
bidang hubungan sekolah dengan masyarakat.
II. Fungsi dan Tujuan
a. Fungsi
Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah
menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya, sehingga dapat
meningkatkan relasi serta animo pada SMPN 1 Cisolok. Hal ini akan membantu
sekolah mensukseskan program-programnya. Sehingga mampu mencapai tujuan
pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat
diantarnya sebagai berikut :
1. Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua.
2. Memelihara hubungan baik dengan komite sekolah.
3. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan
lembaga-lembaga pemerintah, swasta dan organisasi nasional.
4. Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi
sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah, surat kabar dan
mendatangkan sumber).
b. Tujuan
Hubungan sekolah dengan masyarakat dibangun dengan tujuan
popularitas SMPN 1 Cisolok di mata masyarakat. Popularitas SMPN 1 Cisolok akan
tinggi jika mampu menciptakan program-program sekolah yang bermutu dan relevan
dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari program tersebut mampu
melahirkan sosok–sosok individu yang mapan secara intelektual dan spiritual.
Dengan popularitas ini sekolah eksis dan semakin maju. Tujuan hubungan sekolah
dengan masyarakat diantaranya sebagai berikut:
1. Memberi penjelasan tentang kebijaksanaan
penyelenggaraan sekolah situasi dan perkembangannya.
2. Menampung sarana-sarana dan pendapat-pendapat dari
warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan pengembang sekolah.
3. Dapat memelihara hubungan yang harmonis dan
terciptanya kerja sama antar warga sekolah sendiri.
III. Sssaran
a.
Humas SMPN 1
Cisolok sebagai penghubung dari pihak sekolah dengan masyarakat selalu
dipelihara dengan baik karena sekolah akan selalu berhubungan dengan
masyarakat, tidak bisa lepas darinya sebagai partner sekolah dalam mencapai
kesuksesan sekolah itu sendiri. Prestise sekolah semakin tinggi di mata
masyarakat jika sekolah mampu melahirkan peserta didik yang cerdas,
berkepribadian dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam memajukan
masyarakat.
b.
Terciptanya
hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar
organisasi tersebut, agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan
efektivitas pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela.
c.
untuk
mendapatkan aspirasi, simpati dari masyarakat. Dan mengupayakan terjadinya
kerjasama yang baik antar sekolah dengan masyarakat untuk kebaikan bersama,
atau secara khusus bagi sekolah penjalinan hubungan tersebut adalah untuk
mensukseskan program-program di SMPN 1 Cisolok.
IV. Tugas Pokok
Wakil
Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat mempunyai tugas membantu Kepala Sekolah
dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1.
Memberikan
informasi dan menyampaikan ide atau gagasan kepada masyarakat atau pihak-pihak lain
yang membutuhkannya.
2.
Membantu
pemimpin yang karena tugas-tugasnya tidak dapat langsung memberikan informasi
kepada masyarakat atau pihak-pihak yang memerlukannya.
3.
Membantu Kepala
Sekolah mempersiapkan bahan-bahan tentang permasalahan dan informasi yang akan
disampaikan atau yang menarik perhatian masyarakat pada saat tertentu.
4.
Membantu Kepala
Sekolah dalam mengembangkan rencana dan kegiatan lanjutan yang berhubungan
dengan pelaksanaaan kepada masyarakat sebagai akibat dari komunikasi timbal
balik dengan pihak luar, yang ternyata menumbuhkan harapan untuk penyempurnaaan
kegiatan yang telah dilakukan oleh organisasi.
5.
Melaporkan
tentang pikiran-pikiran yang berkembang dalam masyarakat tentang masalah
pendidikan.
6.
Membantu kepala
sekolah bagaimana usaha untuk memperoleh bantuan dan kerja sama.
7.
Menyusun
rencana bagaimana cara-cara memperoleh bantuan.
8.
Menunjukkan
pergantian keadaan pendapat umum.
9.
Menyusun
laporan pelaksanaan kegiatan Humas secara berkala.
V. PROGRAM KERJA
A. Dasar
1.
UU RI No 20
Tahun 2003 tentang SISDIKNAS;
2.
UU No 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah Pasal 11 Ayat 2;
3.
PP RI No 19 Tahun 2005 Tentang SNP Bab VIII Standar Pengelolaan Pasal 49 Ayat
1;
4.
PP No. 29 Bab XI pasal 27 ayat 1;
5.
Kalender Pendidikan SMPN 1 Cisolok Tahun Pelajaran 2011/2012
6.
S.K Kepala SMPN 1 Cisolok tentang pembagian tugas guru sebagai Wakil Kepala
Sekolah Tahun Pelajaran 2011/2012.
B. Jenis Kegiatan
a. Kegiatan Eksternal
Kegiatan ini
selalu berhubungan atau ditujukan kepada instansi atasan dan masyarakat di luar
sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan dalam hal ini yakni:
(1) Indirect act adalah
kegiatan hubungan sekolah dengan masyar\akat melalui perantara media tertentu
seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio,
Internet/Website Sekolah. penyebaran informasi melalui media cetak, pameran
sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
(2) Direct act adalah
kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat
bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani
kunjungan tamu dan sebagainya.
b. Kegiatan Internal
Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam, sasarannya
adalah warga SMPN 1 Cisolok yang bersangkutan yaitu para Guru, Staf Tata Usaha,
dan peserta didik. Kegiatan ini juga dapat dilakukan dengan dua kemungkinan
yakni:
(1) Indirect act adalah kegiatan
internal melalui penyampaian informasi melalui surat edaran; penggunaan papn
pengumuman di sekolah; penyelenggaraan majalah dinding; menerbitkan buletin
sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah; pemasangan iklan/pemberitahuan
khusus melalui mass media; dan kegiatan pentas seni.
(2) Direct act adalah kegiatan
internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara sekolah;
karyawisata/rekreasi bersama; dan penjelasan pada berbagai kesempatan.
C. Bentuk Operasional
(1) Di bidang Sarana Akademik
Tinggi
rendahnya prestasi lulusan (kualitas maupun kuantitas), penelitian, karya
ilmiah (lokal, nasional, internasiona), jumlah dan tingkat kesarjanaan
pendidiknya, sarana dan prasarana akademik termasuk laboratorium dan
perpustakaan atau PSB, SB yang mutakhir serta teknologi instruksional yang
mendukung PBM, termasuk ukuran prestasi dan prestise-nya.
(2)
Di bidang
Sarana Pendidikan
Gedung atau
bangunan sekolah termasuk ruang belajar, ruang praktikum, kantor dan sebagainya
beserta perabot atau mebeuler yang memadai akan memiliki daya tarik tersendiri
bagi popularitas sekolah.
(3)
Di bidang
Sosial
Partisipasi SMPN
1 Cisolok dengan masyarakat sekitarnya, seperti kerja bakti, perayaan-perayaan
hari besar nasional atau keagamaan, sanitasi dan sebagainya akan menambah kesan
masyarakat sekitar akan kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar sebagai
anggota masyarakat yang senantiasa sadar lingkungan demi baktinya terhadap
pembangunan masyarakat.
(4)
Kegiatan Karya
Wisata
Sebagai sarana
hubungan sekolah dengan masyarakat, seperti membawa spanduk serta atribut
sekolah sampai keluar daerah menyababkan nama SMPN 1 Cisolok dapat dikenal
lebih luas sampai luar kota. Bahkan tertib sopan santun para siswanya di
perjalanan akan mendapat kesan tersendiri dari masyarakat yang disinggahi dan
dilaluinya.
(5)
Kegiatan Olah
Raga dan Kesenian
Juga dapat
merupakan sarana hubungan sekolah dengan masyarakat, misalnya dalam porseni dan
lomba antar sekolah akan membawa keunggulan sekolah dan membawa nama harum SMPN
1 Cisolok.
(6)
Menyediakan
fasilitas sekolah untuk kepentingan masyarakat sekitar sepanjang tidak
mengganggu kelancaran PBM, demikian sebaliknya fasilitas yang ada di masyarakat
sekitarnya dapat digunakan untuk kepentingan SMPN 1 Cisolok.
(7)
Mengikutsertakan
tokoh-tokoh masyarakat dalam kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler sekolah,
baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan masih banyak lagi kegitan
operasional hubungan sekolah dengan masyarakat yang dikreasikan sesuai situasi,
kondisi serta kemampuan pihak-pihak terkait.
D. Faktor Pendukung
Kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat di SMPN 1
Cisolok bisa berjalan baik apabila di dukung oleh beberapa faktor yakni:
1. Adanya proram
dan perencanaan yang sistematis.
2. Tersedia basis dokumentasi yang lengkap.
3. Tersedia tenaga ahli, terampil dan alat sarana serta dana
yang memadai.
4. Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk
meningkatkan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat.
E. Sumber Dana
1. Pemerintah
2. Komite
3. Donatur
.
BAB II
PENUTUP
Demikian
program yang dapat kami susun dengan segala kemampuan kami yang ada, namun
demikian kami percaya bahwa masih banyak kekuranganya.
Hal tersebut
terjadi karena memang keterbatasan kami. Oleh karena itu kami mohon maaf yang
stingi-tingginya atas kesalahan dan kekurangan tersebut serta mohon kritik dan
saran agar program untuk tahun yang akan datang dapat lebih baik lagi
Cisolok,
Juli 2012
Kepala Sekolah Wakasek
urusan Humas
Iman Sulaiman,M.Pd Yanto
Surya Hadiyanto,M.Si
NIP.19640317 198512 1
002 NIP.19680507
199203 1 006
PROGRAM KERJA WAKASEK HUMAS 2011/2012
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat
Allah SWT kita panjatkan, bahwasanya sampai saat ini kita senantiasa dalam
keadaan sehat walafiat. Tidak lain karena Rahmat, taufik serta
hidayah Allah Swt. Mudah-mudahan kita senantiasa dalam lindungaNya, Aamiin.
Selanjutnya kita ucapkan syukur Alhamdulillah bahwa tahun pelajaran 2011/2012 telah berakhir
dengan selamat dan sukses, tidak lain karena partitsipasi, kerjasama, bantuan
dan do’a restu dari semua pihak terutama pihak yang menangani urusan hubungan
masyarakat. Begitu pula sampai saat ini dengan bekal, petunjuk saran dan
pengarahan bapak kepala sekolah, kami dapat
menyelesaikan program wakil kepala sekolah urusan hubungan masyarakat sekalipun
sangat sederhana dan masih banyak kekuranganya
Sesuai dengan keterbatasan kemampuan kami, tentu saja banyak kekurangan dan
kelemahanya. Oleh karena itu teguran kritik dan saran yang bersifat membangun
dari berbagai pihak sangat kami harapkan.
Atas segala
bantuan, do’a dan restu para teman sejawat, disampaikan terima kasih.
BAB I
PENDAHULUAN
I.
LATAR BELAKANG
Bertolak dari
penyelenggaraan sistem pemerintahan yang berupa desentralistik,
maka hal ini berdampak pula terhadap reorintasi Visi dan Misi Pendidikan
Nasional yang di dalamnya menyangkut pula tentang Standar Pengelolaan Sistem
Pendidikan Nasional, yang berimbas pula pada Prinsip Penyelenggaraan
Pendidikan, Pendanaaan, dan Strategi Pembangunan Pendidikan Nasional.
Hal-hal yang
tersebut di atas, terutama dilandasi dengan sifat desentralistik
itu sendiri, mengingat kondisi geografis, sosial-kultural, dan ekonomi setiap
wilayah (Propinsi-Kabupaten) yang berbeda satu sama lain. Oleh karena itu
penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai hasil yang lebih optimal, efektif,
efisien dan berhasil, memerlukan keterkaitan berbagai elemen yang ada.
Implementasi
otonomi terhadap lembaga pendidikan terwujud dalam School Based
Management atau Manajemen Berbasis Sekolah. Dikarenakan Manajemen
Berbasis Sekolah ini adalah upaya kemandirian, kreativitas sekolah dalam
peningkatan kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas dalam
peningkatan mutu melalui kerjasama atau pemberdayaan pemerintah dan masyarakat,
maka diperlukan pula administrasi pendidikan di bidang hubungan sekolah dengan
masyarakat.
II. FUNGSI DAN
TUJUAN HUMAS SMA N 1 WAWO
a. Fungsi
Fungsi pokok hubungan sekolah dengan
masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya,
sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo pada SMA Negeri 1 Wawo. Hal ini
akan membantu sekolah mensukseskan program-programnya. Sehingga mampu mencapai
tujuan pendidikan yang diharapkan. Fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat diantaranya
sebagai berikut :
1. Mengatur hubungan sekolah dengan
orang tua.
2. Memelihara hubungan baik dengan
komite sekolah.
3. Memelihara dan mengembangkan
hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta dan organisasi
nasional.
4. Memberi pengertian kepada masyarakat
tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam tehnik komunikasi (majalah, surat
kabar dan mendatangkan sumber).
b. Tujuan
Hubungan sekolah dengan masyarakat
dibangun dengan tujuan popularitas SMA Negeri 1 Wawo di mata masyarakat. Popularitas
SMA Negeri 1 Wawo akan tinggi jika mampu menciptakan program-program sekolah
yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dan cita-cita bersama dan dari
program tersebut mampu melahirkan sosok–sosok individu yang mapan secara
intelektual dan spiritual. Dengan popularitas ini sekolah eksis dan semakin
maju. Tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat diantaranya sebagai berikut:
1. Memberi penjelasan tentang
kebijaksanaan penyelenggaraan sekolah situasi dan perkembangannya.
2. Menampung sarana-sarana dan
pendapat-pendapat dari warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan
pengembang sekolah.
3. Dapat memelihara hubungan yang
harmonis dan terciptanya kerja sama antar warga sekolah sendiri.
III. SASARAN
a.
Humas SMA
Negeri 1 Wawo sebagai penghubung dari pihak sekolah dengan masyarakat selalu
dipelihara dengan baik karena sekolah akan selalu berhubungan dengan
masyarakat, tidak bisa lepas darinya sebagai partner sekolah dalam mencapai
kesuksesan sekolah itu sendiri. Prestise sekolah semakin tinggi di mata
masyarakat jika sekolah mampu melahirkan peserta didik yang cerdas,
berkepribadian dan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya dalam memajukan
masyarakat.
b.
Terciptanya
hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi
tersebut, agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan efektivitas
pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela.
c.
untuk
mendapatkan aspirasi, simpati dari masyarakat. Dan mengupayakan terjadinya
kerjasama yang baik antar sekolah dengan masyarakat untuk kebaikan bersama,
atau secara khusus bagi sekolah penjalinan hubungan tersebut adalah untuk
mensukseskan program-program di SMA Negeri 1 Wawo.
IV.
TUGAS POKOK HUMAS SMA NEGERI 1 WAWO
Wakil Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat mempunyai tugas membantu
Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Memberikan informasi dan menyampaikan ide atau gagasan
kepada masyarakat atau pihak-pihak lain yang membutuhkannya.
2. Membantu pemimpin yang karena tugas-tugasnya tidak dapat
langsung memberikan informasi kepada masyarakat atau pihak-pihak yang
memerlukannya.
3. Membantu Kepala Sekolah mempersiapkan bahan-bahan tentang
permasalahan dan informasi yang akan disampaikan atau yang menarik perhatian
masyarakat pada saat tertentu.
4. Membantu Kepala Sekolah dalam mengembangkan rencana dan
kegiatan lanjutan yang berhubungan dengan pelaksanaaan kepada masyarakat
sebagai akibat dari komunikasi timbal balik dengan pihak luar, yang ternyata
menumbuhkan harapan untuk penyempurnaaan kegiatan yang telah dilakukan oleh
organisasi.
5. Melaporkan tentang pikiran-pikiran yang berkembang dalam
masyarakat tentang masalah pendidikan.
6. Membantu kepala sekolah bagaimana usaha untuk memperoleh
bantuan dan kerja sama.
7. Menyusun rencana bagaimana cara-cara memperoleh bantuan.
8. Menunjukkan pergantian keadaan melalui pendapat umum.
9. Menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Humas secara
berkala.
BAB II
PROGRAM KERJA WAKASEK HUMAS
SMA N 1 WAWO
A. Dasar
1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional
2. Undang-Undang Republik Indonesia
Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Undang-Undang RI No. 22 Tahun
1999 Tentang Otonomi Daerah
4. Peraturan Pemerintah RI No 19 Tahun 2005 Tentang Standar
Nasional Pendidikan
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007
tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
6. Kalender Pendidikan SMA Negeri 1 Wawo Tahun Pelajaran
2010/2011
7. Surat keputusan Kepala SMA Negeri 1 Wawo No: 092/130.421
H-SMA 1 WW/KP/2010 tentang pembagian tugas guru dalam proses kegiatan
belajar mengajar, guru bimbingan konseling, wali kelas dan guru Pembina Tahun
Pelajaran 2010/2011.
8. Surat keputusan Kepala SMA Negeri 1 Wawo No: 093/130.421
H-SMA 1 WW/KP/2010 tentang penetapan wakil kepala sekolah, guru Pembina,
kordinator BP/BK dan Pembina olimpiade/cerdas cermat Tahun Pelajaran 2010/2011.
B. JENIS KEGIATAN
a. Kegiatan Eksternal
Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada
instansi atasan dan masyarakat di luar sekolah. Ada dua kemungkinan yang bisa
dilakukan dalam hal ini yakni:
(1) Indirect act adalah
kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui perantara media tertentu
seperti misalnya: informasi lewat televisi, penyebaran informasi lewat radio,
Internet/Website Sekolah. penyebaran informasi melalui media cetak, pameran
sekolah dan berusaha independen dalam penerbitan majalah atau buletin sekolah.
(2) Direct act adalah
kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat melalui tatap muka, misalnya: rapat
bersama dengan komitte sekolah, konsultasi dengan tokoh masyarakat, melayani
kunjungan tamu dan sebagainya.
b. Kegiatan Internal
Kegiatan ini
merupakan publisitas ke dalam, sasarannya adalah warga SMA Negeri 1 Wawo yang
bersangkutan yaitu para Guru, Staf UPTD, dan peserta didik. Kegiatan ini juga
dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yakni:
(1) Indirect
act adalah kegiatan internal melalui penyampaian informasi melalui surat
edaran; penggunaan papan pengumuman di sekolah, penyelenggaraan majalah
dinding, menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan pada warga sekolah,
pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media, dan kegiatan pentas
seni.
(2) Direct
act adalah kegiatan internal yang dapat berupa: rapat dewan guru; upacara
sekolah; karyawisata/rekreasi bersama; dan penjelasan pada berbagai kesempatan.
C. BENTUK
OPERASIONAL HUMAS SMAN 1 WAWO
(1) Di bidang
Sarana Akademik
Tinggi rendahnya prestasi lulusan
(kualitas maupun kuantitas), penelitian, karya ilmiah (lokal, nasional,
internasiona), jumlah dan tingkat kesarjanaan pendidiknya, sarana dan prasarana
akademik termasuk laboratorium dan perpustakaan atau Pusat Sumber Belajar,
Sumber Belajar yang mutakhir serta teknologi instruksional yang mendukung
Proses Belajar Mengajar, termasuk ukuran prestasi dan prestise-nya.
(2)
Di bidang
Sarana Pendidikan
Gedung atau bangunan sekolah termasuk
ruang belajar, ruang praktikum, kantor dan sebagainya beserta perabot atau
mebeuler yang memadai akan memiliki daya tarik tersendiri bagi popularitas
sekolah.
(3)
Di bidang
Sosial
Partisipasi SMA Negeri 1 Wawo dengan
masyarakat sekitarnya, seperti kerja bakti, perayaan-perayaan hari besar
nasional atau keagamaan, sanitasi dan sebagainya akan menambah kesan masyarakat
sekitar akan kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar sebagai anggota
masyarakat yang senantiasa sadar lingkungan demi baktinya terhadap pembangunan
masyarakat.
(4)
Kegiatan Karya
Wisata
Sebagai sarana hubungan sekolah dengan
masyarakat, seperti membawa spanduk serta atribut sekolah sampai keluar daerah
menyababkan nama SMA Negeri 1 Wawo dapat dikenal lebih luas sampai luar kota.
Bahkan tertib sopan santun para siswanya di perjalanan akan mendapat kesan
tersendiri dari masyarakat yang disinggahi dan dilaluinya.
(5)
Kegiatan Olah
Raga dan Kesenian
Juga dapat merupakan sarana hubungan
sekolah dengan masyarakat, misalnya dalam porseni dan lomba antar sekolah akan
membawa keunggulan sekolah dan membawa nama harum SMA Negeri 1 Wawo.
(6)
Menyediakan
fasilitas sekolah untuk kepentingan masyarakat sekitar sepanjang tidak
mengganggu kelancaran Proses Belajar Mengajar, demikian sebaliknya fasilitas
yang ada di masyarakat sekitarnya dapat digunakan untuk kepentingan SMA Negeri
1 Wawo.
(7)
Mengikutsertakan
tokoh-tokoh masyarakat dalam kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler sekolah,
baik secara langsung maupun tidak langsung. Dan masih banyak lagi kegitan
operasional hubungan sekolah dengan masyarakat yang dikreasikan sesuai situasi,
kondisi serta kemampuan pihak-pihak terkait.
D. PROGRAM
KHUSUS WAKIL KEPALA SEKOLAH URUSAN HUMAS SMAN 1 WAWO
1. Melakukan relasi sosial dengan
komite sekolah dan masyarakat desa diwilayah kecamatan Wawo dalam bentuk
kerjasama dua arah berkaitan dengan pendidikan
2. Terjalinnya hubungan baik
dengan komite sekolah dan masyarakat Kecamatan Wawo, terutama yang
terdapat siswa-siswi SMAN 1 Wawo
3. Melakukan relasi sosial
dengan pemerintah desa sampai kabupaten dan instansi terkait terutama untuk
penggalian dana dan proyek kegiatan sekolah
4. Terjalinnya hubungan baik
dengan pemerintah desa Maria, Pemerintah Kecamatan Wawo, dan Pemda Kabupaten
Bima
5. Melakukan relasi sosial
dengan pihak sekolah terutama SMP dan MTs terutama dalam upaya penerimaan siswa
baru
6. Terjalinnya hubungan baik
dengan SMP, MTs, SMA, MA teruatam di wilayah kecamatan Wawo, dan kabupaten Bima
pada umumnya
7. Melakukan relasi sosial
dengan perguruan tinggi negeri dan swasta, terutama dalam upaya peningkatan
jumlah siswa yang lanjut studi
8. Terjalinnya hubungan baik
dengan UNHAS, UNRAM dan perguruan tinggi Negeri lain yang ada diwilayah
NTB
9. Melakukan relasi sosial
dengan pihak media massa terutama untuk membangun citra positif dan pemberian
informasi yang aktif dan proporsional
10. Terjalinnya hubungan baik
dengan Bima Expres, Suara Mandiri, Radar Bima, dan Stasiun TV dan Radio
yang ada diwilayah Kab. Bima
11. Melakukan relasi sosial dengan
pihak dunia usaha dalam upaya pemasaran produk lulusan, pemagangan, dan studi
siswa sesuai dengan kompetensi yang dimiliki
12. Terjalinnya hubungan baik dengan
industri, toko, dan usaha keluarga terutama di wilayah Kecamatan Wawo untuk
bekal pemagangan siswa
13. Melakukan upaya pemasaran produk
sekolah dalam bentuk mencarikan lowongan kerja di berbagai instansi yang sesuai
14. Pemasangan berbagai informasi
dan dokumentasi kegiatan sekolah melalui papan pengumuman, radio, televisi dan
internet
15. Pertemuan Rutin Keluarga besar
SMAN 1 Wawo dalam bentuk pengajian dan arisan keliling
16. Bekerjasama dengan darmawanita,
menjalin hubungan baik dengan guru, karyawan beserta keluarga dan komite
sekolah
17. Bekerja sama dengan OSIS,
membuat majalah dinding yang lebih menarik secara berkala
18. Menerbitnya bulletin sekolah
setiap satu kali setahun dengan oplah lebih dari 100 eksamplar
19. Praktek siswa di masyarakat
dalam bentuk majlis ta’lim, TPA/TPQ, Bakti sosial dan
pertandingan olahraga persahabatan
20. Penerbitan selebaran dakwah yang
berisi himbauan dan ajakan dalam momen tertentu yang bernilai religius
21. Sebagai wahana kerjasama dengan
pihak dunia usaha untuk melatih wira usaha siswa
22. Bekerja sama dengan waka
kurikulum dan kesiswaan memagangkan siswa sesuai dengan jurusan
23. Melakukan studi banding ke
madrasah/perguruan tinggi yang memeliki kontribusi ke lembaga pendidikan atau
dunia pendidikan
24. Mengadakan lomba karya tulis
ilmiah siswa antar kelas setiap satu kali setahun
25. Mengadakan pemilihan guru
teladan versi siswa setiap satu kali setahun
26. Mengadakan pemilihan siswa
teladan setiap satu kali setahun
27. Membentuk ikatan alumni (ILUNI)
SMAN 1 Wawo
28. Membuat Website Sekolah
E. FAKTOR PENDUKUNG
Kegiatan
hubungan sekolah dengan masyarakat di SMA Negeri 1 Wawo bisa berjalan baik
apabila di dukung oleh beberapa faktor yakni:
1. Adanya program dan perencanaan yang sistematis.
2. Tersedia basis dokumentasi yang lengkap.
3. Tersedia tenaga ahli, terampil dan alat sarana serta dana
yang memadai.
4. Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk
meningkatkan kegiatan hubungan sekolah dengan masyarakat.
F. SUMBER DANA
1. Dari Dana Komite Sekolah;
2. Dari Donatur;
3. Dari Dana Bantuan Pemerintah.
BAB II
PENUTUP
Demikian
program yang dapat kami susun dengan segala kemampuan kami yang ada, namun
demikian kami percaya bahwa masih banyak kekuranganya
Hal tersebut
terjadi karena memang keterbatasan kami. Oleh karena itu kami mohon maaf yang
stingi-tingginya atas kesalahan dan kekurangan tersebut serta mohon kritik dan
saran agar program untuk tahun yang akan datang dapat lebih baik lagi
Mengetahui,
Wawo, 12 Juli 2010
Kepala SMA
Negeri 1 Wawo
Wakasek urusan Humas
Drs.YAKUB
SIRAJUDDIN
MUHAMMAD NAIM, S.Pd
NIP:19561231198201368
NIP: 19740302 200012 1 004
Langganan:
Postingan (Atom)