Analisis Pendidikan Sekolah Saat Ini
Keunggulan
SMP Negeri 1 Cisolok adalah letak sekolahnya yang strategis, jauh dari
keramaian. SDM (tenaga pendidik) yang potensial, yang memiliki pendidikan dan
pengalaman yang baik (80% adalah sarjana pendidikan/S1), dan kinerja guru
yang professionalismenya terus
meningkat. Luas lahan sekolah ini yang cukup luas, hampir 9000 meter persegi,
serta lokasinya yang berada di daerah yang sedang mengalami perkembangan pesat.
Selain itu, lingkungan masyarakat yang religius. Kondisi ini menjadikan SMP Negeri
1 Cisolok, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan kepercayaan dari
masyarakat.
Kondisi
SMP Negeri 1 Cisolok ditinjau dari segi strategis sosial-ekonomi menunjukkan
bahwa SMP Negeri 1 Cisolok terletak dilingkungan home industri budi daya ikan laut (abon, dendeng, dll) hal ini dapat
dimanfaatkan sebagai pusat-pusat sumber belajar siswa dalam menambah wawasan
dan pengetahuan dan mengembangkan kecapakan hidup (life skill). Selain itu
juga berdampak pada pemahaman, pola
pikir dan pola tindak siswa dalam mengembangkan dan menerapkan budaya tertib,
budaya disiplin, budaya santun dan etos kerja. Adapun kondisi sosial masyarakat
di sekitar sekolah bervariatif menurut tingkat kesejahteraannya.
Partisipasi
masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan masih perlu dioptimalkan, dengan
adanya biaya operasional sekolah (BOS), masyarakat masih mempunyai image bahwa
dengan adanya BOS sekolah atau pendidikan menjadi gratis. Hal ini tercermin pada angka partisipasi
masyarakat yang belum maksimal ditandai dengan kontribusi RAPBS dari komite
kurang lebih baru 50%. Kondisi politik dan keamanan di Kabupaten Sukabumi
khususnya di Kecamatan Cisolok sangat berpengaruh pada penyelenggaraan
pendidikan di sekolah. Faktor politik dan keamanan di Kecamatan Cisolok sangat
kondusif terhadap pelaksanaan pendidikan di SMP Negeri 1 Cisolok. Hal ini
ditandai bahwa selama tiga kali pelaksanaan pemilu, kondisinya masih tetap
menunjukkan situasi yang kondusif untuk penyelenggaraan pendidikan di sekolah
Kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi berdampak pada pelaksanaan pendidikan di sekolah. Dampak positif kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi menuntut layanan pendidikan yang berkualitas. Tidak terkecuali
SMP Negeri 1 Cisolok harus berupaya memberikan layanan pendidikan yang
berkualitas. Hal ini tentu berimplikasi pada naiknya sektor pembiayaan
pendidikan di sekolah.
Berbagai faktor yang dapat
mempengaruhi dalam rangka mencapai keberhasilan
di SMP Negeri 1 Cisolok adalah sebagai berikut :
1. Kepala
Sekolah
Kepala
sekolah merupakan seorang manajer yang dituntut mampu di bidang manajerialnya.
Sebagai seorang manajer kepala sekolah mengelola suatu lembaga
pendidikan/sekolah yang dilandasi oleh wawasan yang luas, mampu mengelola sekolah dengan profesional sesuai dengan
Manajemen Berbasis Sekolah yaitu kemadirian, kerjasama, transparansi, dan
akuntabel sehingga pengelolaan sekolah benar, berhasil, dan
didukung berbagai pihak.
2. Guru
Profesionalisme guru
sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses belajar-mengajar di sekolah.
Guru di SMP Negeri 1 Cisolok berusaha melaksanakan aktivitas merencanakan,
melaksanakan, dan mengadakan evaluasi proses belajar mengajar dengan
keseriusan. Selain itu, guru meningkatkan pengetahuan dan wawasannya melalui
seminar, pelatihan/workshop, serta berinovasi dalam proses belajar mengajar.
Berikut ini data berdasarkan latar belakang pendidikan, berikut data guru SMP
Negeri 1 Cisolok
|
Status Kepegawaian
|
Gol. III
|
Gol. IV
|
Jumlah
|
|||
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
|
|
Kepala Sekolah
|
|
|
1
|
|
1
|
|
|
Guru Tetap
|
1
|
4
|
5
|
5
|
6
|
9
|
|
Guru Tidak Tetap
|
|
|
|
|
10
|
6
|
|
Jumlah
|
1
|
4
|
6
|
5
|
17
|
15
|
3. Tenaga
Tata Usaha
Salah satu unsur yang mendukung
kelancaran proses pendidikan di SMP Negeri 1 Cisolok adalah tenaga tata usaha.
Peran mereka harus mengelola administrasi secara benar sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
Berikut data
tenaga tata usaha SMP Negeri 1 Cisolok
|
Status
Kepegawaian
|
Gol. II
|
Gol. III
|
Jumlah
|
|||
|
L
|
P
|
L
|
P
|
L
|
P
|
|
|
PNS
|
1
|
|
|
|
1
|
|
|
Non PNS
|
|
|
|
|
1
|
4
|
|
Jumlah
|
1
|
|
|
|
2
|
4
|
4. Tenaga
Perpustakaan
Idealnya
sekolah setingkat SMP mempunyai tenaga pustakawan untuk mengelola perpustakaan
secara profesional. Di SMP Negeri 1 Cisolok perpustakan sekolah dikelola oleh
tenaga perpustakaan dari guru dan tenaga tata usaha. Untuk mendukung
tugas-tugasnya di perpustakaan perlu adanya pelatihan pengelolaan perpustakaan.
Meskipun bukan tenaga pustakawan, tenaga perpustakaan di SMP Negeri 1 Cisolok
bekerja melayani guru dan siswa di perpustakaan dengan keseriusan.
5.
Fasilitas Sarana dan Prasarana
Untuk
meningkatkan kualitas pendidikan, SMP Negeri 1 Cisolok berusaha menyediakan
sarpras yang memenuhi syarat meskipun belum cukup. Hal
tersebut meliputi sarana fisik gedung/kelas, kantor, tempat ibadah, lapangan
olahraga, laboratorium, perpustakaan, sarana air bersih, alat komunikasi, WC,
kantin, dan UKS. Sarpras yang vital yang belum terealisasi
antara lain laboratorium IPA Fisika, laboratorium
bahasa, ruang praktik keterampilan, ruang serba guna,
ruang ganti pakaian untuk olah raga, gudang penyimpanan alat-alat, WC siswa, WC
tamu
6.
Media Pembelajaran
SMP
Negeri 1 Cisolok memiliki sejumlah media pembelajaran guna menunjang proses
belajar mengajar meskipun belum memadai. Beberapa media tersebut adalah OHP,
televisi, laptop, LCD, alat peraga, alat praktikum, peta, globe, VCD pembelajaran, dan sebagainya.
7.
Buku
Buku
dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu media dan sumber belajar yang
sangat signifikan menentukan hasil
belajar. Sebagai salah
satu media dan sumber belajar, maka sekolah harus
memiliki buku yang memadai yang sesuai dengan kebutuhan untuk proses pembelajaran. Untuk KTSP, sementara ini dengan biaya dari BOS,
buku yang sudah dimiliki untuk dipinjamkan kepada setiap siswa adalah buku teks
mata pelajaran Matematika, Bhs. Indnesia dan Bhs. Inggris. Untuk mata pelajaran yang lain masih
belum memiliki. LKS yang disusun oleh MGMP menjadi salah satu media dan sumber
belajar yang signifikan untuk menutupi kekurangan tersebut.
8.
Peserta Didik
Siswa
SMP Negeri 1 Cisolok berasal dari lingkungan sosial yang berbeda-beda. Bakat
minat, prestasi, dan kemampuan mereka tentu
berbeda. Hal ini berpengaruh terhadap upaya melakukan pendekatan khusus dalam
meningkatkan prestasi akademik dan non akademik.
9.
Kurikulum
SMP
Negeri 1 Cisolok pada saat ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP). Dalam pelaksanaanya masih banyak mengalami kendala, terutama bagi guru,
mulai dari pemahaman kurikulum, pemetaan, penentuan
KKM, penentuan KKK, penyusunan perencanaan pembelajaran, melaksanakan proses
belajar mengajar, dan penilaian. Oleh karena itu, guru harus dibekali kemampuan
yang diperlukan melalui pelatihan,
work shop, seminar, MGMP sekolah, MGMP Gugus, MGMP
Kabupaten, studi banding ke sekolah
lain, dan sebagainya.
10.
Sumber Dana dan Pembiayaan
Sumber
dana dan pembiayaan SMP Negeri 1 Cisolok
adalah dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan bantuan
dari komite sekolah. Untuk pelaksanaan
kegiatan pendidikan di SMP Negeri 1 Cisolok di rasa masih kurang. Untuk itu
diperlukan sumber pembiayaan yang lain untuk mendukung terselenggaranya
pendidikan yang memadai.
11.
Manajemen Sekolah
Pengelolaan
sekolah di SMPN 1 Cisolok sudah melakukan sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Dengan sistem ini sekolah berjalan dengan baik, mandiri terbuka,
bertanggung jawab, dan menjalin kerja sama yang harmonis dengan Komite Sekolah.
12.
Komite Sekolah
Hubungan
komite sekolah dengan SMP Negeri 1 Cisolok berlangsung secara harmonis. Komite
Sekolah berperan mendukung semua kegiatan sekolah dan pembiayaan yang tidak
tercukupi oleh sekolah. Kerjasama
tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.
13.
Kelulusan
Kelulusan di SMP Negeri 1 Cisolok menunjukkan hal yang memuaskan. Hal itu
ditunjukkan oleh kelulusan siswa SMP
Negeri 1 Cisolok sebesar 100%.
14.
Sistem Penilaian
Sistem penilaian pada saat ini masih banyak kendala, hal ini terjadi karena
sistem yang baru dengan KTSP/KBK. Selain itu belum adanya pedoman yang pasti
baik dari pusat maupun daerah. Untuk itu perlu adanya pedoman sistem penilaian
yang baku.
D. Analisis Kondisi Pendidikan 4
(Empat) Tahun Yang Akan Datang (2012 sd 2016)
Setelah
diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
diterbitkannya Peraturan Pemerintah No.
19 Tahun 2005, maka penyelenggaraan
pendidikan di SMP Negeri 1 Cisolok diarahkan pada program pemenuhan /pencapaian
8 standar Nasional Pendidikan.yaitu sebagai berikut.
1.
Pengembangan Standar
Kompetensi Lulusan
2.
Pengembangan Standar Isi (Kurikulum)
3.
Pengembangan Standar Proses Belajar Mengajar
4.
Pengembangan Standar Sarana dan Prasarana
Pendidikan
5.
Pengembangan Standar Kompetensi Tenaga
Pendidik dan kependidikan
6.
Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan
7.
Pengembangan Standar Pembiayaan/Pendanaan Pendidikan
8.
Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan.
Adapun
analisis kegiatan pendidikan dalam rangka
penyelenggaraan pendidikan di SMP Negeri 1 Cisolok untuk 4
(Empat)
tahun mendatang antara lain sebagai berikut ;
1. Terwujudnya rekruitmen atau penerimaan calon
peserta didik baru
2. Terwujudnya
penyiapan calon peserta didik sebelum memasuki kelas VII dan ditempatkannya
peserta didik baru sesuai dengan hasil matrikulasi
3. Terwujudnya peningkatan kompetensi dan profesi tenaga pendidik
(guru) sesuai dengan SNP
4.
Terwujudnya peningkatan kompetensi dan
profesi kepala sekolah sesuai dengan karakteristik pimpinan yang tangguh
5.
Terwujudnya peningkatan kompetensi dan profesi
tenaga pendukung sekolah sesuai dengan bidangnya masing-masing
6.
Terwujudnya peningkatan kompetensi dan
profesi tim pengembang sekolah sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya
7.
Terwujudnya KTSP di sekolah sesuai
kondisi dan kemampuan sekolah
8.
Terwujudnya peningkatan PBM di sekolah
9.
Terwujudnya sarana dan prasarana
pendidikan di sekolah yang sesuai SNP
10.
Tercapainya peningkatan manajemen
sekolah
11.
Terpenuhinya sumber dana dan pendanaan
pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah
12.
Tercapainya peningkatan sistem penilaian
oleh para guru/sekolah sesuai standar penilaian yang ada
13.
Terwujudnya lingkungan sekolah yang
kondusif, sehat, dan nyaman mendukung proses pembelajaran di sekolah
14.
Terwujudnya budaya sekolah yang kondusif
dan bermutu untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah
15.
Terwujudnya berbagai kegiatan kesiswaan
dalam berbagai bidang
16.
Terwujudnya proses pembelajaran PTD di
sekolah
17.
Terwujudnya PKH di sekolah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar